Loading...

UIN Raden Mas Said Surakarta Gelar Kompetisi Bahasa 2026, Dorong Generasi Muda Kuasai Keterampilan Bahasa di Era AI

Diterbitkan pada
26 Mei 2026 15:07 WIB

Baca

Surakarta, 25 Mei 2026 – UPT Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Kompetisi Bahasa 2026 pada Senin (25/5) sebagai upaya mengembangkan kemampuan berbahasa generasi muda sekaligus menegaskan pentingnya keterampilan bahasa di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kegiatan ini diikuti oleh 99 peserta yang berasal dari tingkat Sekolah Menengah Atas dan perguruan tinggi, baik mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta maupun mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lainnya.

Kompetisi Bahasa yang diselenggarakan oleh UPT Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta tahun ini mempertandingkan delapan cabang lomba yang merepresentasikan pengembangan kompetensi berbahasa Arab, Inggris, Indonesia, dan Jawa. Cabang lomba tersebut terdiri atas Qiro’atul Asy’ar, Qiro’atul Qishah, Al-Khitobah Al-‘Alamiy Al-‘Arabiyah, Pidato Bahasa Indonesia, Poetry Reading, International English Speech, Retelling Story, dan Sesorah Bahasa Jawa. Kategori lomba diperuntukkan bagi peserta tingkat sekolah menengah atas dan mahasiswa, baik dari lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta maupun perguruan tinggi lainnya.

Kepala UPT Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta, H. Sulhani Hermawan, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan dan institusi.

“Tahun ini kami menyelenggarakan delapan cabang lomba yang tersebar pada empat bidang bahasa, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Jawa. Delapan cabang tersebut adalah Qiro’atul Asy’ar, Qiro’atul Qishoh, Khitobah, Pidato Bahasa Indonesia, Poetry Reading, International English Speech, Retelling Story, dan Sesorah Bahasa Jawa. Kompetisi ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan berbahasa sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar H.  Sulhani Hermawan, M.Ag.

Acara secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, M.Ag. yang dalam sambutannya menegaskan bahwa keterampilan bahasa tetap menjadi kompetensi penting yang tidak dapat tergantikan oleh teknologi AI.

Menurut Rektor, meskipun perkembangan AI berlangsung sangat pesat, kebutuhan akan kemampuan bahasa manusia akan tetap relevan selama AI belum mampu memahami keseluruhan konteks kehidupan manusia secara utuh. Ia menekankan bahwa kemampuan menyampaikan kembali informasi atau retelling story merupakan salah satu keterampilan masa depan yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh AI.

Rektor juga menjelaskan sedikitnya tiga alasan mengapa kemampuan bahasa tetap sangat diperlukan di era kecerdasan buatan. Pertama, kemampuan berbahasa diperlukan untuk menyusun prompt yang tepat sehingga AI dapat menghasilkan informasi yang sesuai kebutuhan. Kedua, AI masih memiliki keterbatasan dalam memahami konteks sosial dan budaya secara menyeluruh sehingga manusia tetap berperan dalam memberikan penjelasan, interpretasi, serta koreksi terhadap informasi yang dihasilkan. Ketiga, komunikasi lintas budaya yang melibatkan nilai, kebiasaan, dan makna sosial masih membutuhkan kemampuan bahasa manusia yang mendalam.

“Kemampuan bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga sarana memahami konteks, budaya, dan cara berpikir manusia. Karena itu, keterampilan bahasa akan tetap menjadi modal penting untuk menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan bahwa para peserta berprestasi, khususnya dari tingkat Sekolah Menengah Atas, berkesempatan memperoleh berbagai fasilitas dan keuntungan akademik dari UIN Raden Mas Said Surakarta. Sertifikat yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung dalam proses pendaftaran ke UIN Raden Mas Said Surakarta.

Rektor memberikan apresiasi tinggi kepada UPT Bahasa atas penyelenggaraan Kompetisi Bahasa 2026 yang dinilai mampu mendorong lahirnya generasi muda berprestasi di bidang kebahasaan. Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan juara-juara yang mampu berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional serta memiliki bekal keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan global di era digital.

Melalui penyelenggaraan Kompetisi Bahasa 2026, UPT Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan literasi bahasa, komunikasi lintas budaya, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa kehilangan kemampuan dasar berbahasa sebagai kompetensi utama abad ke-21.(Humas UPT Bahasa)

Link SK Pemenang : Download