Loading...

UPT Bahasa Selenggarakan Kegiatan Rangkaian Kedua Penyusunan Bahan Ajar BIPA

Diterbitkan pada
25 Februari 2026 19:58 WIB

Baca

 

[Surakarta, 25 Februari 2026] – UPT Bahasa menyelenggarakan kegiatan rangkaian kedua dalam proses penyusunan bahan ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Setelah melalui tahap penyusunan pada kegiatan pertama, rangkaian kedua ini berfokus pada review bahan ajar yang telah disusun untuk meningkatkan mutu bahan ajar.

Kepala UPT Bahasa, H. Sulhani Hermawan, M.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan penting untuk memastikan kualitas bahan ajar yang sedang dirancang.

“Acara ini merupakan kesempatan bagi kita untuk belajar dari narasumber dalam menyusun buku yang baik. Buku ini diharapkan dapat digunakan oleh mahasiswa asing di Indonesia dan disiapkan agar bisa langsung dipakai. Semoga buku ini menjadi buku yang berkualitas, fungsional, dan bermakna bagi kita semua,” ujarnya.

Beliau juga menekankan bahwa penyusunan bahan ajar ini adalah bagian dari upaya strategis UPT Bahasa dalam menghadirkan sarana pembelajaran yang profesional bagi mahasiswa internasional.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Zainul Abas, M.Ag, yang memberikan dukungan penuh terhadap program BIPA sebagai bagian dari strategi glokalisasi kampus. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan.

“Lembaga siap mendukung program BIPA ini dan kami berharap seluruh jajaran BIPA bekerja optimal. Program ini tidak hanya memberikan manfaat pragmatis, tetapi juga manfaat jangka panjang. Kami mengapresiasi UPT Bahasa serta pengurus BIPA, dan berharap narasumber tetap mendampingi hingga buku ini benar-benar siap digunakan,” tambahnya.

Pada kegiatan ini, dua narasumber memberikan evaluasi dan arahan konstruktif untuk penyempurnaan modul. Narasumber pertama Prof. Kundharu Saddhono, M.Hum dari Universitas Sebelas Maret Surakarta menekankan pentingnya penyajian materi yang relevan, proporsional, dan tidak terlalu panjang. Materi perlu disesuaikan dengan kebutuhan pembelajar BIPA, sehingga setiap bab tetap padat, jelas, dan mudah dipahami oleh mahasiswa asing. Narasumber kedua Dony Setiawan, M.Pd dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memberikan review menyeluruh dan komprehensif terhadap draft bahan ajar. Ia menyoroti empat aspek utama, yaitu: isi, penyajian, kebahasaan, dan kegrafikan.

Masukan dari kedua narasumber ini menjadi landasan penting untuk memastikan bahan ajar BIPA yang dihasilkan tidak hanya lengkap, tetapi juga layak pakai dan menarik bagi mahasiswa internasional. Kegiatan penyusunan buku ajar BIPA ini merupakan bagian dari tiga rangkaian besar yang telah direncanakan oleh UPT Bahasa, dengan tujuan menghasilkan buku ajar yang memenuhi standar pedagogis dan siap digunakan dalam proses pembelajaran.(admin)